Loyal readers

Showing posts with label islam. Show all posts
Showing posts with label islam. Show all posts

Saturday, July 16, 2011

Kelebihan bulan Sya'ban

‎"Barangsiapa berpuasa sehari pada bulan sya`ban, diharamkan Allah tubuhnya dari api neraka."


Sabda Nabi s.a.w : "Bahawa puasa Sya`ban kerana membesarkan Ramadhan, siapa yang berpuasa tiga hari daripada bulan Sya`ban, kemudian dia berselawat atasku beberapa kali sebelum berbuka puasa, maka diampunkan oleh Allah dosanya yang telah lalu, diberkatkan rezekinya. Antara lain sabdanya lagi: Bahawa Allah ta`ala membukakan pada bulan itu tiga ratus pintu rahmat. (Al-Hadis)."



“Barangsiapa berpuasa tiga dari permulaan Syaaban dan tiga hari di pertengahan Syaaban dan tiga hari di akhir Syaaban, maka Allah swt mencatat untuknya, pahala seperti pahala 70 Nabi, dan seperti orang-orang yang beribadah kepada Allah swt selama 70 tahun dan apabila dia mati di tahun itu maka dia seperti orang yang mati syahid.”




p/s: Kalau dapat 9 hari puasa bulan Sya'ban ni, boleh sampai tahap tak takut mati sebab InsyaAllah, kita akan mati syahid, dan Allah janjikan syurga selamanya bagi orang2 yang mati syahid. Boleh ke kita ni tak takut mati? Mari cuba. Lepas cuba baru tau. =)

Sunday, May 8, 2011

Kepada insan yang telah memberikan aku segalanya. Terima kasih MAMA.

I don't have much money atm, so this cheap custom-made key chain is the only thing I can afford for now. But she loves it nevertheless. =)

Diriwayatkan, Nabi Muhammad SAW bersabda ketika ditanya sahabat:
Sahabat : Kepada siapakah aku harus berbakti ?
Nabi SAW : Ibumu ..!
Sahabat : Kemudian Siapa Lagi ?
Nabi SAW : Ibumu.!
Sahabat : Kemudian kepada Siapa Lagi ?
Nabi SAW manjawab lagi : Ibumu .!
Sahabat Bertanya lagi : Kepada Siapa Lagi …?
Nabi Menjawab : Ayahmu…!!
Begitu tinggi derajat ibu di mata Allah dan Nabinya. Dan suatu kewajiban bagi umat Islam untuk menghargai, mendoakan dan berbakti kepada ibu.


p/s: I've hugged and kissed my mother today, then told her I love her so much. Have you told yours?


Monday, April 4, 2011

Heartbeaking. Just heartbreaking.

ARAU, April 04 2011: A seven-year-old boy died after he was allegedly tied up and repeatedly assaulted by a teacher at a religious school hostel here.
Saiful Syazani Saiful Sopfidee (pix), who was admitted to the Sultanah Bahiyah Hospital with multiple head injuries two days ago, died at about 8am yesterday.
It is believed that the boy was beaten for two hours after being accused on Thursday night by the 26-year-old teacher of stealing from the Sekolah Agama Al-Furqan hostel.
Saiful Syazani's adoptive mother Hazirah Chin, 38, said she received a call from the school informing her that the boy had been admitted to the Tuanku Fauziah Hospital in Kangar after being injured.
“The teacher, who is also the hostel warden, told me that he needed my consent to transfer my son to the Sultanah Bahiyah Hospital as his condition was worsening.
“When I arrived at the Tuanku Fauziah Hospital, a doctor told me that he believed my son was tied up before being assaulted as there were rope marks on his wrists,” she said.
Hazirah, who had been raising Saiful Syazani since his mother died in 2007, described him as an obedient and cheerful child who never complained of any problem in school.
“I decided to send him to a religious school as he was keen on Islamic studies. I last saw him when I sent him to his hostel on March 27,” said Hazirah, who has four children of her own.
The boy was buried at the Muslim cemetery in Kampung Tok Paduka last night.
Saiful Syazani's father Saiful Sopfidee Marzuki, 34, said the boy was put up for adoption after his wife died.
“The last time I met him was a year ago as I lived in Langkawi and only moved back to Jitra recently,” he said, adding that he had lodged a police report after seeing the bruises.
When contacted, the school authorities declined to comment.
Perlis CID chief Supt Mohd Nashir Ya said the teacher was detained at about 10pm on Saturday. The case has been classified as murder.
In Kuala Lumpur, Deputy Education Minister Dr Mohd Puad Zakarshi said it could not take any action against the teacher because it was a private school, but added that the matter was now in the hands of the police.
Footnote: My opinion is, the child was not yet a mumayyiz (knows to differentiate good from bad). Therefore he shouldn't be beaten up. Maybe (if needed) pinch him a little bit to educate and imply warning. According to other sources the boy stole RM7.00, so the warden was mad at him, resulting him to be to be beaten to death. RM7.00 to be traded for a life of a child, seems a little bit extreme don't you think?


Not to mention that he is someone's son. Astagfirullahalazim...

Friday, March 25, 2011

Suicide?

Assalamualaikum lovely people! I don't know if you have seen the attempted suicide video at KB Mall just yesterday. To those who are pro-suicide, please do not proceed to read. The content of this writing is highly not suitable for you. Maybe you need to seek psychiatric help. Seriously.


At first I was reluctant to watch it because I was worried that the person might actually die, and I'm pretty sure watching someone die won't be the best cure for my current high fever. But a friend of mine asked about it, and she told that the girl didn't die, thus giving me the courage to finally watch it.


After watching it, my first reaction was anger. I feel angry towards this girl who chose to take her own life just because of a small matter (some say she putus cinta, some said she is devastated with her SPM result, some said she has a problem with her mom). 

Well, whatever it is, taking your own life is not the way to release yourself from all the problems. Cuba fikir, kalau jatuh tapi tak mati, lumpuh seumur hidup, gegaran otak lantas kepala jadi bengong, anggota badan semua patah, and you have to spend the rest of your life like that. Siapa yang rugi? Siapa yang bodoh? Tak ke akan menyusahkan mak bapak pulak lepas tu?

Jadi kepada sesiapa yang membaca ini, please, be smarter than this girl. God is always there to help you, even when you feel all alone, even when you feel the world has come to its end, even when you feel like there is no solution anymore. He is always there. Bunuh diri mungkin selesaikan masalah dunia, tapi di akhirat nanti? Nama pun dunia yang sementara, jadi masalah dunia hanyalah sementara.

Sometimes we take God for granted, because we can't see Him, we can't feel Him, we can't talk to Him. But trust me my brothers, my sisters, He is always there, watching us. And He will help those who seek for His help. InsyaAllah. 


Aku bukannya hamba yang baik, jauh lagi sempurna. Tapi semua manusia di muka bumi adalah khalifah Allah. Aku cuma menyebarkan, memperingati. Bukan niat untuk menunjuk, berlakon baik, atau mencetus kontroversi. Esok-esok aku pula diingatkan. Tak salah, bukan? Tapi ketahuilah, Allah mengharamkan syurga bagi hambanya yang mengambil nyawa sendiri. Fikir-fikirkanlah.


Wallaahu A'lam.

"Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." 
-QS 4. An-Nisaa: 29

"Dulu sebelum zamanmu ini ada seseorang yang terluka dan tidak tahan menanggung derita lukanya itu, lalu mengambil pisau dan memotong sendiri tangannya, maka mengalirlah darah terus menerus hingga ia mati. Allah pun berfirman: 'Hamba-Ku telah mendahului-Ku atas kemauannya sendiri, Aku mengharamkan surga untuknya.'" 
-Hadith Riwayat Bukhari dan Muslim)

“Barangsiapa yang bunuh diri dengan besi di tangannya, dia (akan) menikam perutnya di dalam neraka jahannam yang kekal (nantinya), (dan) dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa yang meminum racun lalu bunuh diri dengannya, maka dia (akan) meminumnya perlahan-lahan di dalam neraka jahannam yang kekal, (dan) dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari atas gunung, dia akan jatuh ke dalam neraka jahannam yang kekal (dan) dikekalkan di dalamnya selama-lamanya.”
-Hadith riwayat Bukhari (5778) dan Muslim (158)

Sunday, March 20, 2011

Makan bersama syaitan



Dari Hudzaifah, ia berkata; “Jika kami bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghadiri jamuan makanan, maka tidak ada seorang pun di antara kami yang meletakkan tangannya hingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memulainya. Dan kami pernah bersama beliau menghadiri jamuan makan, lalu seorang Arab badui datang yang seolah-oleh ia terdorong, lalu ia meletakkan tangannya pada makanan, namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memegang tangannya. Kemudian seorang budak wanita datang sepertinya ia terdorong hendak meletakkan tangannya pada makanan, namun beliau memegang tangannya dan berkata;

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَيَسْتَحِلُّ الطَّعَامَ الَّذِى لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ جَاءَ بِهَذَا الأَعْرَابِىِّ يَسْتَحِلُّ بِهِ فَأَخَذْتُ بِيَدِهِ وَجَاءَ بِهَذِهِ الْجَارِيَةِ يَسْتَحِلُّ بِهَا فَأَخَذْتُ بِيَدِهَا فَوَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ إِنَّ يَدَهُ لَفِى يَدِى مَعَ أَيْدِيهِمَا

“Sungguh, syaitan menghalalkan makanan yang tidak disebutkan nama Allah padanya. Syaitan datang bersama orang badui ini, dengannya syaitan ingin menghalalkan makanan tersebut, maka aku pegang tangannya. Dan syaitan tersebut juga datang bersama budak wanita ini, dengannya ia ingin menghalalkan makanan tersebut, maka aku pegang tangannya. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sesungguhnya tangan syaitan tersebut ada di tanganku bersama tangan mereka berdua.” (HR. Abu Daud no. 3766)

p/s: Nak memperingati diri sendiri terutamanya, orang2 tersayang dan sesiapa yang sudi mendengar. Nauzubillah Min Zalik.

Tuesday, March 15, 2011

Bercakap biarlah manis

Image was taken from here

Assalamualaikum lovely people! Entry kali ni nak membebel pasal kesopanan dan kesusilaan. Sapa taknak baca sila tutup tab ini, sekian terima kasih.


Aku kurang gemar dengan sesetengah orang yang senang-senang ja melemparkan perkataan kurang manis atau kata kesat kat orang lain. Biar di pusat membeli-belah, di pasar, di tepi sungai, di sekolah, di panggung wayang, di masjid, mahupun di rumah nenek sendiri, semuanya tak sesuai bagi perkataan tu. Zaman-zaman muda mudi dulu aku pun tergolong dalam golongan ni jugak. Aku selalu ter-melatah perkataan tak elok. Astagfirullahalazim... Tapi sekarang dah tak lagi, Alhamdulillah...

If melatah, melawak or anything, which is probably unintentional, mungkin boleh diterima akal lagi. Ini senang-senang ja nak cakap orang lain lain bodoh, bengap, cib**. Tolonglah, very rude la brotha. Tak manis langsung mendengarnya. Meluat pun ada, walaupun kau tak cakap kat aku, kau cakap kat mamat yang berdiri tepi stesen bas tu. Entah-entah academically or street-wise, or both,  mamat yang berdiri tepi stesen bas tu yang dikatakan bodoh atau bengap atau pant** tu lagi pandai dari orang yang mengata tu. Who knows, kan? Ada peribahasa kot pasal ni, dulang paku serpih something something, mengata orang dia yang lebih. I'm sorry I'm not very good at peribahasa, so I hope you figured out what I was trying to say.

We as Malaysians should be more courteous and respectful, am I right? Kempen Budi Bahasa Budaya Kita tu aku tau, memang takdak effect pon sebab tahap kurang sopan customer service di Malaysia, yang sedihnya, sampai ke hari ini masih tinggi melangit. *sighhhhhhhhh* Dulu masa duk kat NZ, customer service dia memang superb. Kat mana-mana pun. Bank, post office, kedai, people are courteous everywhere. Kalau diorang yang kafir pun boleh bersopan dan berbudi bahasa macam tu, kenapa kita yang Islam, yang dipupuk semenjak kecil tentang adab dan kesopanan, lagi berperangai teruk? Haaa jawab, jawab!

Kalau kita tak suka orang lain berkasar bahasa dengan kita, janganlah kita berkasar bahasa dengan orang lain jugak. Sedih jugak tengok golongan muda terutamanya, yang berpelajaran tinggi pulak tu, asyik mengungkap perkataan tak elok dan kesat. So people lets not call others with names we don't want others to call us. It's just fair, innit? Sapa setuju angkat tangan!

Sabda Rasulullah s.a.w yang maksudnya:

Bukanlah (golongan ini) daripada orang beriman yang sempurna imannya : orang yang suka mengecam, suka melaknat yang suka bercakap kufur dan yang suka mencarut

Thursday, March 3, 2011

Pre-loved items on SALE coming soon!

Assalamualaikum all... Kia Ora!!!

In approximately another 1 week, I'll be having my mid-term holidays (yeay!) so I'm thinking of clearing most of my tops/pants/accessories/t-shirts/dresses/shoes to make room for the new ones coming in, when I got my first salary in perhaps 3 months time (big dreamer, yes I am!).

I'll be posting the pictures here @ this blog and those who are interested can just leave a message or PM me.  Prices are negotiable. Those who are reading, PLEASE PLEASE PLEASE promote the sale to your friends, on your blog, at your FB page, anywhere! Feel free to backlink me. The more exposure the better! If possible I want to get rid of the stuff asap in the one week holidays, so buyers are MOST welcomed. Helping another Muslim sister out is so sexy, don't you think? (hehe nak pancing je ni...). 

But but but...here is a sneak peak of some of the items that will be on sale! *price is NOT INCLUSIVE postage*

CODE: 01
Greenish turquoise cocktail dress. BRAND NEW. NEVER WORN. No tag. No brand. In very good condition. Shiny+wedding dress-ish material (not too sure). I bought this at New Zealand for 40 dollars (appx. RM90). Selling for RM 50 (Can fit size XS, S and M. The ribbon will help you loosen/fasten the hip part of the dress at your desire.
Cute gigantic bow at the left side of the dress (hip level)
Some frills/net-like materials (like the ones you found on kebayas) at the bottom of the dress
Stretchable material the the back to ensure comfort!
CODE: 02

Black cheongsam with bright red tiny flower details. Material is part silk. In very good condition. Can fit size XS, S and M. No brand. The tag says size 18 but it's not that big lah! BRAND NEW. NEVER WORN. Bought this at Lantern Festival, Auckland, NZ. Selling for RM 50.
Details of the flowers
CODE: 03

Rolling Stones Bedazzled t-shirt. PRE-LOVED. No brand. In very good condition. Colour: Black. Can fit size XS, S and M.  Stretchy cotton material. Selling for RM8.
Details of the bedazzled RS logo.
CODE: 04

Comma ruffled baby blue halter neck. BRAND NEW. NEVER WORN. Tag is still on. Material: Cooling, stretchy cotton. Original price on tag: RM20. Selling for RM 5.
I apologize for the quality of the pictures, for these are taken with my phone's camera. Will upload better pictures from my camera soon, when the real sale is on.


Lastly, words of wisdom for today:

My dear beloved sisters,

It is not always what you wear on your head,
But what you bear in your heart.

Saturday, February 26, 2011

Busy busy bee

Oh my my. This weekend has been super hectic for me! Sports training at school, driving mom to everywhere, twice dentist trips within three days! It was tiring, really. On Thursday afternoon after school, I drove straight to Penang for my first dental appointment after a month wearing braces. The dentist changed the wire to a bigger one so that the teeth could be 'forced' to move. Got home around 7 or 8 pm, I practically crashed on my bed like a big fat whale.

On Friday I went out with my brothers, my sister and my mom. Dad was at work and my other brother had classes because he is lame! (haha jk) So, we went to Alor Setar because my mom needs a new pair of shoes, and after that we stopped by at Jitra because she needs to buy some curtain. Guess who was the driver? The eldest daughter of course! At first I was really2 reluctant to go because I wanted to take what used to be my daily dose of afternoon naps (it's been sooo long since I had one!). But my sister and my youngest brother insisted that I came along, so, being the loving eldest that I am, I went (and be their driver for the whole day, driving everyone everywhere). Here are some piccas we took!

Me feeling the soft, soft towels like a crazy person

I remember when I was in high school, I came here and adored they way they colour-coded the towels. I still love it!
The two brothers
McD for lunch. Yummy! Shazwan Zakaria, if you are reading this, I CAN EAT IT NOW. Sekian.
I got it from my mama
With my only sister, and our little man, trying to ruin the shot

That is for Friday. On saturday morning, wait lemme correct that. During the early hours of Saturday morning (4 friggin AM, to be precise) I was woken up by a horrible pain on my gum. Went to the toilet to check it out, turns out that one of the brackets for my braces came friggin off! The hardened cement (used to attach the bracket to the teeth) was so thin, it sliced through my gum, making it bleed and swollen like there's no tomorrow. So I went back to bed, tossed and turned till it's 6.30 and woke up, get ready for my sports practice at school. 

Yeah, I go to school 6 days a week because I love it so much (not!). The practice went from 8 to about 10.30 am. After practice all the teachers went for a drink and although I just want to go home and suffer alone, I agreed to join them. Social gathering and whatsoever, but every passing minute felt like I was in gum hell. After that I went back home at 12, and cried my eyes out like nobody's business because the pain has become so friggin unbearable. At 1pm, finally I decided to drive to the clinic to fix my braces, alone, despite my teary eyes and unbearable pain. So I drove there back and forth like my grandfather owns the road, also pretending like the PDRM summons are just an invitation to the Cinderella ball. I just got back from Penang about an hour ago. 'Tiring' won't even be enough to describe how I feel right now. But at least the gum pain is gone, the bleeding has stopped and the swell has subsided. Alhamdulillah...

Thank you, Zombee, for the sweet and comforting words when I was crying out of pain. Sorry I yelled at you. I yelled because I don't know what else to do. And thank you for the effort of calling every dental clinic in Jitra and Alor Setar to inquire about my braces situation, despite the fact that I yelled at you and you have no Maxis reception atm. That was very thoughtful of you. I really2 appreciate that. God will reply your kindness, InsyaAllah.

P/S: Guess who is the new sickly underweight chick on the block? I couldn't even believe my eyes! Dang! I even paid and got up on the weighing machine twice, just to make sure there's no mistake. My mom saw these numbers and scolded me for being underweight! What??! It's not my fault! I've been eating twice as much, and been very active with all the sports training, the most active I have been in three years time. I even did push ups and cardio with the students. But, why? -_-


Tuesday, February 22, 2011

Dia cakap aku mandul nanti. Cisss...

The happiness of life is made up of minute fractions—the little soon-forgotten charities of a kiss, a smile, a kind look, a heartfelt compliment in the disguise of a playful raillery, and the countless other infinitessimals of pleasurable thought and genial feeling. 
Samuel Taylor Coleridge


Assalamualaikum semua. Hari ni ada pegawai perubatan datang sekolah aku. Dia check tahap kesihatan semua orang dengan laser mata ja. waaa aku pon terlopong sat ngan ciptaan terkini tu kan. Sapa2 cikgu yang nak check tahap kesihatan, boleh pi check kat diorang. Free of charge. Aku pulak busy sepanjang hari sebab kena masuk data atlit2 sekolah kemudian email hari ni jugak. Jadi walaupun hari ni start ujian dan cikgu2 tak payah mengajar, aku dok kehulu-kehilir cari maklumat guru2 dan atlit sekolah sebab nak masuk database. Penat okay berjalan pi balik pi balik dalam skolah. Rasa slim sedikit hari ni sebab banyak exercise kaki, oh.

Bila aku dah siap semua keja, ada la dalam 20 minit masa free sebelum kena masuk kelas dan jaga ujian. Aku cakap siap-siap kat dia sebab aku memang tak boleh lambat masuk kelas, nanti cikgu yang sebelum tu marah pulak kan. Nanti start cerita aku kaki ponteng klas pulak. Sudah...Tambah2, waktu ujian pulak tu, mana boleh tinggal kelas takdak cikgu. 

Nak dijadikan cerita, masa aku nak pi chek tu, Datin Asma (Pengetua) ada kat situ baru lepas check jugak. Ada 2 orang pegawai perubatan jadi sorang tu cakap2 ngan Datin, sorang lagi check aku. Lepas check, ini jawapan beliau:
"Cikgu ni tak sihat la. Banyak angin dan toksin dalam badan. Stress level tinggi. Selalu rasa letih, lenguh2 dan sakit kepala."
Nampak tak di situ? Unggul kan alat ni, boleh bagitahu aku apa yang aku rasa tiap2 hari. macam magic kristal ball. Takpun kad terup tilik nasib. Khurafat tak alat tu agak2?

Lepas tu aku tanya dia, toksin tu semua mai dari mana? Dia cakap, mainly dari makanan. Lepas tu dia siap tambah lagi, "Banyak toksin dan angin dalam badan boleh bawak kesan buruk. Cepat lesu, sakit kepala. Cikgu muda lagi, nanti kalau dah kahwin dan tua, lagi la tk larat kan? Lagi stress. Boleh jadi darah tinggi, keputihan, mungkin jugak ketidaksuburan. Nanti tak dapat anak pulak. Kahwin 5, 10 tahun, takdak penyakit kronik, tapi takdak anak. Masa tu baru kalut nak cari sebab." 
Oh, terkedu aku dengan jawapan beliau. Tapi part yang takdak anak tu, panjang pulak dia elaborate. Ada lagi dia cakap tapi aku malas nak tulis. Jangan la mendoakan aku dowh. Aku dengan khusyuknya terus mengangguk-angguk kepala macam orang bodoh. Tapi malangnya, kutukan beliau tak habis di situ sahaja....

"Saya lagi tua bnyak dari cikgu, tapi cikgu lagi tak sihat dari saya. Nanti tua2 jadi macam cikgu2 lain. Tak larat, penat, hidup tak bahagia." Wahai encik medical officer, sepak mau? Laser sungguh mulut hang kan. Hidup aku tak bahagia apa semua. Cabai baru tau. Marah jugak aku masa tu. Tapi nasib baik ada Datin ngan cikgu2 lain pegang tangan kaki aku, kalau tak memang aku sumokan dah laki tu! *cewah*

Lepas siap check, dia bagi 1 botol ubat minum. Harga ubat tu, RM60 sebotol. Laah, ni la tujuan utama depa rupa-rupanya? Aku terus rasa macam tawar hati, terus tak percaya semua yang dia bagitau. Sebab nak meniaga, orang boleh cakap apa2 pun kan? Aku bukan tau pon. Kalau dia cakap yang aku ada penyakit angin ahmar ka, angin kus-kus pon, aku mesti percaya. Sebab? Dia medical officer la konon2. Cheh. Akhir sekali aku yang tak bergaji ni bagi alasan baikkkkk punya kat dia, aku takmau beli ubat tu sebab tak mampu. Haha. Padahal memang takmau beli kot. Dah la ubat tu kaler hitam nampak macam minyak enjin kereta aku ja.

On a side note, almost everyday aku bawak bekal ke sekolah. Cikgu2 dan kerani2 selalu tanya aku, hari ni makan apa? Diorang jeles la tuh haha. Padahal aku bawak bekal sebab 1, aku ketandusan fulus, 2, sebab aku boleh makan limited food ja ngan braces ni. Jadi tiap2 hari aku bawak ikan takpun telur, takpun ayam atau daging yang dah dipotong halus macam nak bagi baby takdak gigi makan. Seriously, tak rasa nikmat makan langsung. Makan pun terus telan je. I miss chewing, like, a lot. 

Dah la kerani sekolah siap tanya aku, nak pinjam berapa dari PIBG? Sebab dia ingat aku papa kedana takdak duit makan, sebab tu bawak bekal. Gamaknya dia ingat aku bawak ubi kayu cicah garam ja kot mai sekolah tiap-tiap hari. Oh sedihnya. Aku cakap buat sementara waktu ni aku taknak pinjam duit. Ada duit simpanan sikit. Tapi dia macam nak paksa pinjam pulak. Ish. Pelik. So sapa kawan2 yg nak pinjam duit, mai pinjam dari PIBG sekolah aku, SMK Megat Dewa. Kami pemurah yo!

Alhamdullillah dah masuk minggu ketiga persekolahan. This week kelas Ahad dan Isnin ja sebab Selasa sampai Khamis ada ujian. Minggu depan pulak aku kena jadi jurulatih pasukan olahraga sekolah hari Ahad sampai Selasa, Rabu sampai Sabtu kena attend MSSD bawak budak2 skali kat UUM. Yeah, next week aku jadi cikgu 7 hari. Aduh. Ni kena tidoq awal sebab esok nak pi SMK Tunku Anum. Sekolah sukan negeri oh. Aku pon nak buat2 aktif jugak. Tak salah kan? InsyaAllah kalau sempat lepas ni aku ambik gambar students berlari pulak, boleh buat update blog yang takdak orang baca ni. Saja seronok2.

p/s: Lets see. So far I am an English teacher to 5 classes, the ketua and penasihat for English Language Society, Asst. secretary AJK induk unit sukan, the person who has to makeover the SAL room, jurulatih pasukan olahraga sekolah, class teacher for 1 Potensi, jurulatih bola tampar (maybe). Trying to embrace the job and having a difficult time at that. But I'm almost there... (I guess. I really2  hope so). 


p/ss: Zombee cakap badan aku banyak toksin sebab berak 2 kali seminggu ja. Laaa rupa-rupanya berak 2 kali seminggu tu tak normal. Mala la aku tau. Dah tak boleh berak tiap2 hari, nak buat macam mana.

Sunday, February 20, 2011

How to wear messy style scarf



Cantik kan hamba Allah ni? MasyaAllah...

Mutiara kata hari ini... ;)

"When you see a person who has been given more than you in money and beauty, look to those, who have been given less."
(Hadith Riwayat Muslim)

Monday, February 14, 2011

What about Valentine's Day?

Perkataan 'Valentine' diambil sempena nama seorang paderi besar Kristian pada zaman pemerintahan 'Ratu Isabella' dari sepanyol iaitu 'Saint Valentine'.



Jasa beliau menumpaskan kerajaan Islam di Cordova pada tanggal 14Feb, 270 M.



Begitu bermakna pada 'Ratu Isabella', sehingga beliau(Valentine) di anggap sebagai kekasih kepada rakyatnya sendiri.



Jadi sebagai seorang Islam, pandai2lah kita fikirkan sendiri, betul? 
Nak sambut tak salah, cuma mungkin jangan dijulang nama 'Valentine' tu. 
Anggap ja 14 Februari sebagai hari memperingati kekasih. But in my opinion, tiap2 hari pon boleh jadi hari memperingati kekasih, kan, peeps? Tak perlu tunggu 14 Februari lah. =)

Friday, February 11, 2011

Cinta itu

Cinta itu luas. Jika kau letakkan di tempat yang betul, maka rasalah kemanisan sebenar cinta. Di mana tempat yg betul? Pada Allah dan Rasul
-Ustaz Amirul, TV3, 11022011


p/s: Sapa cakap tgk tv tak berfaedah? Cuma kita perlu pandai mecari benda berfaedah untuk ditengok. Tu je. ;)

Monday, February 7, 2011

Pelangi petang

Bila Allah turunkan bala, Dia juga akan turunkan rahmat. Sebab tu ada pelangi lepas hujan, kan? =)

Alhamdulillah, starting from tomorrow I will start my duty as an English teacher at SMK Megat Dewa. May Allah help me with everything, and makes my journey sweet, wonderful. Ameen.

Oh, yeah, dapat duduk rumah juga. Internet laju, no need to pay the rent, free water/power, free FOOD, vast part time job opportunities and the choices to further my studies. I feel so blessed, really. 

Alhamdulillah.

Sunday, February 6, 2011

Mutiara kata hari ini

"Ingatlah Allah ketika kau senang, sesungguhnya Dia akan mengingatimu di saat kau susah"

Monday, January 24, 2011

Calling all hijab enthusiast!

I'm here to help promote a blog by a very dear friend of mine, Miza Yunus. We were classmates in Auckland, NZ and we even worked part time at the same place. 


She has had this blog since 2010 and it sells lotssss of lovely scarfs! And what's better? She even puts up a number of free tutorials on how to wear hijab. 


Some of the newest hijabs for sale

Exclusive hijabs. Aren't they adorable? But sadly I can't afford them. =(


So for those who are interested, please do visit her here!

The name of the blog is so cute too. ofscarfandspice. ;p

Sunday, January 23, 2011

Adab bercakap



Image was taken from here


Rasulullah S.A.W bersabda, "Janganlah bercakap melebihi dari zikrullah. Sesungguhnya dengan banyak bercakap akan mengeraskan hati dan bila hatinya telah keras maka ia akan menjadi semakin jauh dari Allah".

  • Bercakaplah dengan nada yang jelas tanpa ada rasa keraguan dan jangan bercakap dengan nada yang samar-samar
  • Bercakaplah di depan dengan cara bertentangan mata dan jangan bercakap di belakang, ini untuk mengelakkan timbulnya keraguan dan salah faham.
  • Jika seoarng sedang bercakap tentang sesuatu tajuk dan tajuk itu belum habis dibincangkan maka janganlah mengutarakan tajuk baru atau memotong perbualannya itu.
  • Jika seseorang sedang makan maka janganlah bercakap tentang sesuatu yang menjijikkan atau tentang sesuatu yang tidak disukai olehnya.
  • Jangan bercakap di depan orang yang sedang sakit tentang sesuatu yang mendukacitakan sebaliknya ucapkanlah tentang sesuatu yang memberangsangkan.
  • Jangan sesekali meniru gaya percakapan atau telor orang yang jahil dalam agama
  • Jangan bercakap secara berkumam mulut
  • Jangan bercakap mengenai hal orang lain, membuat fitnah serta mencaci-maki orang
  • Jangan memanggil orang yang lebih tua dari kita dengan panggilan nama, seeloknya pangillah dengan nama yang memuliakan mereka.
  • Jangan memanggil seseorang dengan gelaran yang tidak menyenangkannya
  • Jangan bercakap tentang sesuatu perkara yang anda sendiri masih kurang pasti mengenainya.

    P/S: Someone once told me, it's never too late to learn. It's never too late to change. And it's definitely never too late to repent.

Thursday, January 20, 2011

Mutiara hati.


“Jika seseorang wanita menunaikan solat lima waktu, berpuasa pada Ramadan, menanti suaminya dan menjaga kehormatannya, maka dikatakan kepadanya, masuklah ke dalam syurga melalui pintu mana saja yang kamu kehendaki” – 
(Hadis riwayat Ahmad dan Thabrani)


*Peringatan utk diri sendiri dan utk sesiapa yg ingin mendengar.

Thursday, January 6, 2011

Kerinduan.



Eid 2009. Auckland, New Zealand.